Keadilan?

Adakah ini keadilan yang diharapkan?

Lelaki: Saya tak bagi nafkah untuk anak sebab bekas isteri saya tak benarkan saya tengok anak.
(Menafikan tanggungjawab sebagai bapa).

Perempuan: Saya tak benarkan bekas suami lawat anak sebab dia tak bagi nafkah anak.
(Seolah-olah anak itu hanya milik dia seorang).

Adakah tindakan itu dibuat atas pertimbangan rasional atau emosi? Atau dendam?

Entahlah.

Tanyalah kembali; adakah kalian rasa penyelesaian terbaik ialah biarlah Allah ambil nyawa anak tersebut? Maka tiada lagi isu hendak melawat anak atau nafkah anak.

Mungkin bagi kalian itu lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.